Rabu, 08 Februari 2017

Macam-Macam Teknik Menggambar beserta Contohnya

Macam-Macam Teknik Menggambar beserta Contohnya

Teknik Menggambar – Gambar adalah perpaduan antara titik, garis, bidang dan warna yang apabila semuanya dikomposisikan akan menciptakan suatu bentuk citra. Gambar adalah sesuatu yang bisa mewakilkan suatu objek nyata dan memiliki karakter yang sesuai dengan aslinya.
Gambar mempunyai fungsi yang bermacam-macam. Di antaranya adalah sebagai bahasa teknik, media penyampaian informasi dan masih banyak lagi. Dalam menggambarpun ada bermacam-macam teknik yang bisa digunakan. Ini dia macam-macam teknik menggambar beserta contohnya.

TEKNIK MENGGAMBAR ARSIR

Yang pertama adalah teknik menggambar arsir. Ini merupakan teknik dasar dalam menggambar menggunakan pensil. Teknik ini lebih menekankan pada kekuatan (ketebalan) garis. Kekuatan garis tersebut dapat diciptakan menggunakan pensil, spidol, tinta atau alat gambar lainnya yang dapat menghasilkan garis berulang untuk membuat perbedaan pada kekuatan garis sehingga terciptalah kesan gelap terang, gradasi atau kesan dimensi pada gambar.
Langkah awal yang dilakukan untuk belajar arsir adalah dengan berlatih teknik arsir gradasi untuk membuat satu baris kotak. Buatlah lebih dari satu kotak dan arsir setiap kotak dengan jenis pensil yang berbeda. Lihatlah perbedaan kesan gelap dan terang yang ditimbulkan dari setiap kotak.
Ini adalah salah satu contoh gambar yang menggunakan teknik arsir
teknik menggambar arsir
sumber: app.oncoursesystems.com

TEKNIK SILUET (BLOK)

Yang kedua adalah siluet. Biasa juga dikenal dengan teknik menggambar bayangan. Teknik ini menggunakan satu warna (biasanya hitam) untuk menutup objek gambar sehingga terbentuklah perwujudan karakter pada objek. Dengan hanya melihat siluetnya, kita seharusnya dapat menebak wujud sesungguhnya dari objek yang digambarkan.
Teknik menggambar siluet ini dibagi lagi menjadi 2 macam, yaitu

1. SILUET POSITIF

Siluet positif dilakukan dengan memberikan warna pada bentuk yang diinginkan. Misalkan kita ingin menggambar pohon, maka kita berikan satu warna penuh pada gambar tersebut.

2. SILUET NEGATIF

Siluet negatif dilakukan dengan memberikan warna di sekitar bentuk yang diinginkan. Ini adalah kebalikan dari teknik siluet positif. Jadi misalkan kita menggambar pohon, maka yang diberikan satu warna penuh bukanlah pohonnya tetapi daerah yang ada di sekitar pohon atau latar belakang.
Contoh dari gambar yang menggunakan teknik siluet adalah salah satunya seperti di bawah ini
teknik siluet
sumber: skotcher.com
Gambar di atas adalah contoh gambar dari siluet positif. Di situ terlihat orang yang sedang berada di bawah pohon. Dapat diamati bahwa yang diberi satu warna hitam penuh adalah gambar orang, pohon dan jalan yang mana merupakan objek utama.

TEKNIK MENGGAMBAR POINTILISME (TITIK)

Teknik pointilisme adalah teknik membuat gambar menggunakan kumpulan titik-titik. Dari titik-titik yang banyak itu akan terbentuk sebuah gambar. Yang menentukan kesan gelap dan terang pada suatu gambar adalah kerapatan dari titik-titik yang terkumpul. Semakin rapat maka akan semakin gelap dan semakin renggang maka akan semakin terang objek yang digambarkan.
Ini dia contoh dari gambar dengan teknik pointilisme
gambar pointilisme
sumber: exmoorarts.com

TEKNIK AQUAREL (TRANSPARAN)

Selanjutnya adalah teknik aquarel. Teknik ini mengguanakan media basah untuk menghasilkan warna yang transparan. Biasanya menggunakan media cat air, cat acrylik, dll. Kertas yang akan digunakan untuk menggambar dibuat basah atau lembab supaya cat cepat menyebar.
Dalam menciptkan objek menggunakan teknik menggmbar aquarel dilakukan dengan cara mengulang-ulang dan menumpuk kuasan untuk menghasilkan warna tua. Teknik ini memerlukan kemampuan khusus dalam penguasaan alat kuas.
Inilah contoh gambar yang dibuat menggunakan teknik aquarel
teknik menggambar aquarel
sumber: archives.gov.on.ca

TEKNIK MENGGAMBAR LINIER

Teknik selanjutnya adalah teknik linier. Sudah terlihat dari namanya yang berarti garis, teknik ini menggunakan garis lurus atau garis lengkung untuk membentuk sebuah gambar. Kesan gelap dan terang yang diciptakan dengan teknik ini adalah menggunakan banyak dan rapatnya kumpulan garis dalam satu area atau wilayah gambar.
Ini dia contoh gambar menggunakan linier atau garis
linier
sumber: felinest.com

TEKNIK PLAKAT

Teknik yang satu ini menggunakan bahan cat air atau cat poster untuk menciptakan sebuah gambar. Dengan sapuan warna yang tebal akan dihasilkan gambar yang terlihat pekat dan menutup.
Ini dia contoh gambar yang menggunakan teknik plakat
menggambar plakat
sumber: kuasdanpensil-aed.blogspot.co.id

TEKNIK PERSPEKTIF

Teknik perspektif digunakan untuk tujuan benda yang digambar dengan wajar sesuai dengan pandangan mata kita. Biasanya menggunakan peletakan garis horizon, letak benda dan jumlah titik hilang. Hasil dari teknik ini akan menghasilkan gambar 3 dimensi yang sesuai dengan pandangan mata.
Ini dia contoh gambar menggunakan teknik perpektif
teknik perspektif
sumber: pinterest.com
Dapat dilihat gambar gedung tersebut dibuat dari ukuran yang tinggi di bagian depan lalu kian mengecil ke bagian belakang (jauh). Sama seperti saat kita melihat objek di dunia nyata yang semakin mengecil apabila semakin jauh.

TEKNIK MENGGAMBAR SKETSA

Biasanya digunakan untuk gambar dasar atau rencana untuk membuat sebuah gambar. Merupakan bagian paling awal dari hampir semua pekerjaan seni menggambar. Pembuatan sketsa sangat berpengaruh untuk tahap-tahap selanjutnya dalam proses menggambar dan melukis. Yang digunakan kebanyakan adalah media kering seperti pensil hitam.
Tujuan dibuatkannya sketsa adalah untuk meminimalisir kesalahan dalam menggambar dan membuat bentuk gambar lebih proporsional.
Ini dia contoh sketsa gambar
teknik sketsa
sumber: pixabay.com

TEKNIK DUSSEL (GOSOK)

Teknik ini menggunakan cara menggosok untuk membuat kesan gelap dan terang pada gambar. Biasanya alat yang digunakan adalah pensil, krayon dan konte. Dalam menggambar menggunakan teknik dussel, digunakan kapas atau jari-jari untuk menggosok gambar yang telah diciptakan. Garis pada gambar dihilangkan atau dihaluskan dengan cara digosok-gosokkan.
Pensil yang paling cocok untuk menggunakan teknik ini adalah pensil yang lunak seperti pensil 2B, 3B dan seterusnya.
Ini dia contoh gambar menggunakan teknik dussel atau gosok
gambar dussel
sumber: goldenliontamarin.files.wordpress.com

Itulah dia macam-macam teknik dalam menggambar beserta contohnya. Semoga bermanfaat
Share:

BELAJAR FLASH : MEMBUAT ANIMASI SEDERHANA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH

BELAJAR FLASH : MEMBUAT ANIMASI SEDERHANA MENGGUNAKAN ADOBE FLASH


Berjumpa kembali di kanal desain.grafis, kali ini kita akan membahas tutorial belajar Flash. Bagaimana membuat animasi sederhana menggunakan Adobe Flash. Teknik yang digunakan untuk membuat animasi ini adalah animasi keyframe, Apa itu animasi keyframe ?kalau saya pribadi menyebut bahwa animasi keyframe itu adalah animasi yg dibuat dari kumpuluan keyframe, dimana disetiap keyframe itu diberi objek yg berbeda.


Tutorial kali ini untuk pemula namun agak sedikit menengah, sehingga jika ada beberapa yang belum mengerti saya sarankan Anda untuk melihat tutorial-tutorial pembelajaran flash yang dasar. Silahkan menuju link http://desain.ilmuwebsite.com/search/label/Adobe%20Flash

1. Buat dokumen baru lalu berinama terserah Anda.

2. Kemudian import file gambar kedalam library. 
Perlu di ketahui bahwa didalam adobe flash ada 4 jenis import file yang pertama Import to Stage artinya file akan import dan langsung ditampilkan kedalam stage, yang ke-2 adalah Import to Library maksudnya file yang diimport tidak langsung ditampilkan kedalam stage akan tetapi file disimpan didalam panel  library, yang ke-3 Open External Library maksudnya mengimport file dari panel library pada dokumen flash yang lain dan nantinya akan masukkan pada panel library, dan yang terakhir adalah Import Video artinya adalah mengimport file video yang kemudian video tersebut langsung ditampilkan pada stage.

3. Baik sekarang kita akan gunakan saja import to Library karena kita akan mengimport banyak file, jadi file harus disimpan dulu pada library sebelum nantinya digunakan pada stage.

4. Berikut adalah cara import file, pilih menu File kemudian anda pilih Import to Library.


5. Lalu akan muncul dialog atau windows Import to Library seperti terlihat pada gambar dibawah Kemudian disitu cari file yang akan diimport. (untuk file gambarnya nya anda dapat download disini)



6. Jika import berhasil, kita lihat panel library pasti disana terdapat gambar yang kita import barusan.


7.  Selanjutnya kita akan coba buat animasinya. Tapi sebelumnya kita ganti dulu nama Layer 1 menjadi karakter. Untuk mengganti nama layer tentunya anda masih ingat bukan, jika anda lupa silahkan anda buka kembali tutorial sebelumnya yang berjudul Belajar Flash: Menggambar Keindahan Gurun Pasir Untuk Background Animamsi.



8. Jika sudah mengganti nama layer lalu kita masukan gambar yang diimport pada libary tadi kedalam stage, caranya adalah anda cukup klik lalu geser gambar kedalam stage, atau anda dapat klik 2x gambar tersebut




9. Lalu kita atur posisi gambar pada stage. Agar posisi gambar sama maka buat garis bantu pada stage atau istilahnya adalah guide. Untuk menampilkan guide anda harus menampilkan dulu rules pada worksapce anda.


10. Untuk menampilkan rules caranya adalah anda pilih menu view kemudian pilih rules
Cukup sekian pembahasan animasi keyframe kali ini. Semoga bermanfaat.






11. Jika rules sudah muncul lalu tarik ke bawah ke arah stage untuk membuat guide horizontal,  lalu klik rules yang sebelah kiri kemudian tarik ke kanan ke arah stage untuk membuat guide vertikal, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.





12. Jika pembuatan guide sudah selesai. Lalu kita tambahkan blankKeyFrame pada Layer Karakter di frame 3, cara untuk menambahkan blankKeyFrame adalah klik kanan pada frame tersebut kemudian pilih InserBlanktKeyFrame  atau anda tekan F7 pada keyboard untuk menambahkan BlankKeyFrame



13. Jika keyframe sudah terbuat masukan gambar ke-2 kedalam stage.

'

14. Selanjutnya lakukan hal yang sama yaitu tambahkan keyframe pada frame selanjutnya masing-masing keyframe beri jeda 1 frame (misalnya 1,3,5,....) kemudian masukan gambar lainnya pada keyframe tersebut.


15. Untuk keyframe yang terakhir (frame 15) tambahkan satu frame didepannya (frame 16) untuk memberi jeda agar sama dengan yang lainnya sebelum nanti kembali lagi untuk membaca frame satu. Untuk lebih jenaslnya dapat dilihat gambar dibawah ini.


16. Berikut adalah hasil akhirnya.


17. Jika sudah selesai silahkan anda test movie, untuk melihat animasinya. Untuk melakukan test movie anda dapat menekan tombol CTRL + Enter.


Adi Hadisaputra
Share:

Audition no.1 : Belajar Audition - Membuat audio untuk karaoke

Audition no.1 : Belajar Audition - Membuat audio untuk karaoke


Dalam tutorial kali ini kita akan membuat sebuah audio yang bisa digunakan untuk karaoke, kita mengedit right dan left channel,
Pembaca yang budiman, selamat berjumpa kembali dengan saya pada tutorial Adobe Audition. Sebagai awal , saya ingin bertanya kepada anda? Sukakah anda dengan musik? Pernahkah anda bermain musik? Dapatkah anda mengedit musik? Saya yakin semua orang pasti suka dengan music, tapi sayangnya tidak semua orang bisa bermain musik dan tidak semua orang dapat mengedit musik. Nah, pada perjumpaan kali ini saya ingin mensharing pengalaman menggunakan Adobe Audition. Saya yakin semua orang pengedit musik ( music editor ) pasti tahu tentang Cool Edit Pro, tetapi banyak yang tidak mengenal Audition, Audition adalah versi baru dari Cool Edit Pro. Sejak tahun 2002 – 2003 Adobe mengambil alih Cool Edit Pro dan me-restructure ulang dengan memberi nama Audition dan hingga sekarang Audition versi terakhir adalah versi 3.
Pernahkah anda mendengar kata ‘karaoke’? Karaoke identik dengan menyanyi. Nah, jadi di sini kita akan membuat sebuah audio untuk menyanyi / karaoke. Dalam sebuah audio karaoke biasanya audionya hanya berupa instrument saja, tapi kadang juga instrument dan vocal dari penyanyinya dapat dimunculkan. Jadi intinya kita membuat sebuah audio karaoke yang mana audio yang kita buat dapat disetting oleh orang orang yang ingin berkaraoke, bisa dihilangkan vocal nya, dan sebagainya.
Oke, langsung saja mari kita bahas tahap demi tahap.

-Langkah 1 : Silahkan buka Adobe Audition anda. Adobe Audition disini tidak dibundled dengan CS5, jadi bisa anda lihat pada gambar dibawah bahwa software ini standalone. CS5 lebih menyukai Adobe Soundboth untuk mengedit audio ketimbang Adobe Audition. Lalu kenapa saya memilih audition? Kenapa tidak soundboth saja dalam tutorial ini. Soundboth hanya untuk pengguna yang simple saja. Audition memiliki fitur fitur untuk para pengedit audio professional.
Lihat gambar:
open
-Langkah 2 : persiapkan file audio yang akan kita jadikan audio karaoke. Untuk membuat Audio Karaoke, maka yang harus kita persiapkan adalah:
1. file audio untuk instrument
2. file audio untuk vocal.
Atau bisa juga:
1.    file audio instrument dan vocal
2.    file audio instrument saja.
Saya harap anda pernah berkaraoke sehingga tahu apa yang saya maksudkan pada statement di atas. Konsep audio karaoke adalah pada pengaturan mixer output, jadi bila right channel anda minimumkan dan left channel tetap, maka biasanya akan muncul instrument saja jadi anda dapat berkaraoke ria menggunakan suara anda, bila left channel kita minimkan dan right channel pada possisi normal, maka muncul instrument sekaligus vocal.
Lihat gambar:
sample
Pada gambar diatas terlihat bahwa saya akan membuat sebuah audio karaoke lagu gedung tua, disini saya punya instrument lagu gedung tua dan vocal gedung tua.
Nah, nanti akan kita mixing terlebih dahulu instrument dan vocalnya. Oh, ya, hampir lupa, pada tutorial kali ini perlu saya ingatkan bahwa saya membahas cara membuat “Audio untuk karaoke” bukan video. Untuk membuat video karaoke akan kita bahas pada tutorial selanjutnya di Adobe Premiere Pro. ^_^
-Langkah 3 : mari mixing file instrument dan vocal. Untuk audio karaoke kali ini kita akan mengisi left channel dengan vocal + instrument, sedangkan untuk right channel kita akan mengisinya dengan instrument saja. Jadi nantinya bila anda ingin berkaraoke tinggal meminimumkan left channel anda.
Lihat gambar:
open
“di sini kita mengopen file file yang kita gunakan pada project window. Nah, anda dapat meng-open nya melalui doubleclick pada project window, atau dengan mengklik toolbar open, atau bisa juga melalui menu file -> open”
-langkah 4 : Masukkan kedua file ( instrument dan vocal ) ke multitrack. Dalam hal ini kita akan menggabungkan file instrument dan file vocal jadi kita harus bekerja dengan multitrack. Klik multitrack pada toolbar dan drag file instrument ke track 1, kemudian drag juga file vocal ke track 2.
Geser/drag file untuk menemukan posisi yang cocok antara instrument dan vocal.
Lihat gambar:
multitrack
-Langkah  5: export semua file. Di sini kita sudah meng-mixing instrument dan audionya, kemudian kita export dengan cara klik menu file ->export -> audio mixdown
Lihat gambar :
mixing
“pada gambar diatas saya mengsave sebagai file mp3, kemudian memberikan filename ‘MIXING – instrument – vocal’ , saya juga tidak mengotak atik mix down options, silahkan bila anda ingin mengotak atik nya”
OKE, SEKARANG kita sudah punya file instrument dan file mixing ( instrument dan vocal ), nah kedua file ini lah yang nantinya akan kita gunakan untuk membuat audio karaoke.
MARI KITA MENGINGAT NGINGAT ke yang sudah saya tuliskan di awal, bahwa, sebuah audio karaoke memiliki audio instrument pada salah satu channel dan audio mixing (instrument + vocal ) pada channel yang lain.
-Langkah  6 : buat file baru . klik menu file -> new
Lihat gambar :
new wave
Pada gambar terlihat default bahwa
-sample rate : 44100
-channels : stereo
-resolution : 16 bit
Saya sarankan anda memilih default saja. Kalo pengalaman saya, bila anda memilih sample rate 48000 ke atas, maka ada beberapa player yang kurang mendukung.
Dan pastikan juga anda memilih stereo pada channels sehingga option left channel dan right channel dimunculkan. Inilah teknik pada audio karaoke, antara left channel dan right channel di isi dengan audio yang berbeda , bisa dibilang juga dengan stereo, jadi bila anda dengarkan dengan headset maka antara headset kanan dan kiri sudah berbeda soundnya.
Setelah anda klik OK maka akan muncul otomatis waveform Untitled
-Langkah 7 : Masukkan file audio instrument ke dalam right channel file Untitled. Untuk memasukkan file instrument ke right channel-nya file Untitled, maka terlebih dahulu kita harus me-select all file instrument.
Double click file instrument -> double click pada wave form -> klik kanan -> copy
Lihat gambar:
instrument
-Langkah 8 : setelah copy file instrument, double click file Untitled, pastekan pada right Channel.
Buka file Untitled dengan mendouble click nya -> click icon right channel pada toolbar-> Klik kanan right channel  -> paste.  Perlu diingat yang kita klik kanan disini adalah right channel.
Lihat gambar:
right channel
Setelah dipastekan pada right channel maka screenshot nya akan menjadi seperti berikut ini
Lihat gambar:
instrument
-Langkah 9 : masukkan file audio yang telah kita mixing tadi ( instrument + vocal ) ke dalam left channel. Di sini caranya adalah sama dengan saat kita memasukkan instrument ke right channel.
Lihat gambar:
left channel
“oke, copy MIXING – instrument – vocal .mp3 , kemudian click left channel dari Untitled, pastekan disana. Caranya sama kan dengan copy paste sebelumnya…
Dan hasilnya akan tampak seperti pada gambar berikut ini.
Lihat gambar:
mixing
-Langkah 10 : save as file baru dengan nama yang anda sukai. Klik menu file -> save as ->
Lihat gambar:
siap karaoke
“Oke, audio kita sudah jadi untuk digunakan berkaraoke, audio ini juga dapat kita gunakan untuk membuat video karaoke yang nanti akan kita bahas pada tutorial yang selanjutnya. Untuk mengeceknya silahkan pasang mixer anda , pasang juga sound system anda. Saat audio berbunyi secara default ada vocal penyanyinya, nah anda dapat memutar left atau right channel di mixer dan dengarkan , anda dapat berkaraoke dengan suara anda sendiri.”
Atau mungkin anda tidak memiliki peralatan sound system, misalnya mixer, anda masih dapat mengeceknya menggunakan software software di computer anda.
Di sini saya menggunakan sound properties bawaan windows saja untuk mengetesnya, lihat pada gambar dibawah ini:
balances
Oke, demikian tutorial membuat audio karaoke dari saya, semoga bermanfaat, dan sampai jumpa pada tutorial saya selanjutnya. ^_^
===================================
Judul : Membuat audio untuk karaoke
Software : Adobe Audition( di sini saya menggunakan Adobe Audition  ), sebagai informasi, Adobe Audition merupakan pengembangan lebih lanjut dari Cool Edit Pro setelah tahun 2002 – 2003.
Tanggal dibuat : 29 Agustus 2010
Share:

Mengenal Adobe Premiere

Mengenal Adobe Premiere

Publish: 31 Juli 2011 | Author & Copyright: Johan | Status: FREE tutorial

image www.ilmugrafis.com
Adobe Premiere adalah program Video Editing yang dikembangkan oleh Adobe. Program ini sudah umum digunakan oleh rumah-rumah produksi, televisi dan praktisi di bidangnya. Keuntungan belajar melakukan edit video menggunakan Adobe Premiere adalah program ini sebenarnya mudah dipelajari dan dalam waktu singkat Anda dapat mencapai tingkat mahir walaupun sekarang masih pemula. Dengan latihan tentunya. 

Adobe Premier lebih dikhususkan untuk merangkai gambar, video dan audio, bukan untuk animasi karena untuk animasi kita bisa memakai Adobe After Effect. Namun Adobe Premier terdapat beberapa trik rahasia yang dapat menampilkan multimedia yang lebih menarik. Oleh karena itu adobe premier dapat digabungkan oleh multimedia lainnya seperti 3D Studio Max, After Effects, Adobe Photoshop dan Utility multemedia lainnya. 

Dengan menguasai adobe premier Pro anda akan mampu menyusun video event seperti pernikahan, video klip music, film cerita, video profil, showreel dll. Bagi orang awam ketika pertama membuka adobe premier mungkin akan sangat rumit. namun jika terus dilatih dengan metode pembelajaran tutorial sistematis, maka secara otomatis anda akan memehami tools dan fungsi-fungsi yang ada di adobe premier pro.

Program Adobe Premiere adalah bagian dari Adobe Creative Suite, sebuah rangkaian dari desain grafis, video editing, dan pengembangan aplikasi web yang dibuat oleh Adobe Systems. Premiere Pro mendukung banyak kartu video editing dan plug-in untuk percepatan proses, tambahan mendukung format file, dan video / audio efek. Premiere Pro CS4 adalah versi pertama yang akan dioptimalkan untuk 64-bit sistem operasi meskipun tidak natively 64-bit.

Premiere Pro merupakan penerus untuk mendesain ulang Adobe Premiere, dan diluncurkan pada tahun 2003. Premiere Pro merujuk ke versi dirilis pada tahun 2003 dan kemudian, sedangkan Premiere merujuk pada rilis sebelumnya. Meskipun dua versi Premiere Pro hanya didukung Windows, Premiere Pro CS3 tersedia baik untuk Windows dan Mac OS (hanya berbasis Intel Mac yang didukung) membuatnya menjadi salah satu dari beberapa lintas platform NLEs tersedia.

Premiere Pro digunakan oleh broadcasters seperti BBC dan The Tonight Show. Telah digunakan dalam fitur film, seperti Dust to Glory, Captain Abu Raed, dan Superman Returns (untuk video capture proses), dan tempat-tempat lainnya seperti Madonna’s Confessions Tour.

Fitur-fitur
Premiere Pro mendukung editing video berkualitas tinggi di hingga 4K x 4K resolusi, di hingga 32-bit per channel warna, baik dalam dan RGB YUV. Audio-contoh tingkat mengedit, VST audio plug-in mendukung, dan 5,1 surround sound pencampuran tersedia untuk audio fidelity tinggi. Premiere Pro dari arsitektur plug-in memungkinkan untuk impor dan ekspor format diluar dari kendala atau QuickTime DirectShow, mendukung berbagai jenis file audio dan video format dan codec pada kedua MacOS dan Windows. 

Versi 1,5 ditingkatkan dukungan untuk video definisi tinggi konten, dan manajemen proyek baru ditambahkan alat dan filter baru. Hal ini juga termasuk dukungan untuk 24p panjangnya. Versi 1.5.1 menambahkan dukungan untuk HDV. Versi 2.0 lebih refines 24p dan HDV editing, dan merupakan yang pertama NLE utama untuk mendukung natively Canon 24F format pada kamera seperti Canon XL H1, dengan tambahan update. Sejak versi 2.0, Premiere Pro telah memerlukan prosesor yang mendukung SSE2, yang tidak tersedia di beberapa prosesor tua. 

Pada Premiere Pro CS3 ditambahkan dukungan untuk output ke Blu-ray Disc, dan Flash MPEG-4/H.264 berbasis situs web, serta Waktu Remapping, yang mudah-di-gunakan variabel Fram rate pelaksanaan. Dimulai di Premiere Pro CS3, Adobe Encore disertakan untuk authoring menu dan interaktivitas untuk DVD, Blu-ray discs, dan Flash untuk proyek web. Adobe OnLocation (sekarang lintas platform pada CS4) juga termasuk untuk direct-to-disc rekaman dan monitoring. Perbaruan untuk Premiere Pro CS3 asli telah menambahkan dukungan untuk kamera format file baru. 3,1 ditambahkan asli Panasonic P2 MXF impor, mengedit, dan ekspor DVCPRO, DVCPRO HD DVCPRO50 dan material. 3,2 ditambahkan asli XDCAM HD EX dan impor dan mengedit.

Tampilan Adobe Premiere : <contoh ini menggunakan adobe Premiere pro CS4>
image www.ilmugrafis.com
[klik gambar untuk memperbesar tampilan]
Tunggu tutorial penggunaan Adobe Premiere pro hanya di IlmuGrafis 
Semoga bermanfaat
Share: